HSRP
HSRP
Ok guys Seperti pada di overview tadi kita akan mengkonfigursikan high
avaibaility protocol HSRP yang mana kita akan membuat suatu virtual link
kemudian membuat gateway backup untuk jalur cadangan dan di saat link utama
putus maka gateway akan berganti otomatis ke link backup.
Sebelum nya pasang IP terlenih dahulu pada setiap router dan PC seperti
pada di topologi.
R1
Nah lit akan lanjut con-fig nya di R2
R2
R3
Ok guys Sebelum kita mengkonfigurasikan high avaibility kita harus mengkonfigurasikan
terlebih dahulu NAT dan default routing pada R1 dan R3, agar PC1 dapat
mengakses PC2(server)
R1
R3
Setelah NAT sudah terpasang maka kita dapat coba terlebih dahulu dengan
test ping dari PC1 menuju PC2(server) tetapi melelui gateway di R1 yaitu
192.1681.1
Next Apabila sudah dapat PING ke PC2 (server) maka kita dapat mengkonfigurasikan High avaibility HSRP apabila link/gateway di R1 putus maka kita dapat alihkan ke link/gateway yang berada di R2 sebgai jakur cadangan.
R1
R3
Ok guys setelah kita buat HSRP maka kita dapat cek terlebih dahulu HSRP yang telah kita buat tadi
R3
Dan jangn lupa dan
kita bisa saksikan Pada R3 dapat di lihat bahwa interface fa0/0 menjadi jalur
yang akan menjadi gateway(state) kemudian link nya pun aktif (active local) dan untuk jalur nya
backup atau cadangan nya berada pada R1 dengan IP 192.1681.1 (standby) dengan
ini R3 dan R1 memiliki virtual IP yang tadi kita buat untuk jalur nya yaitu
192.168.1.254
R1
Dan dapat di lihat
pada R1 bahwa interface fa0/0 pada link nya ia menjadi backup(standby) dan yang
aktif yaitu R3 dengan IP192.168.1.2
maka gateway pun
akan berbpindah ke link yang satu nya, lalu apabila kita aktifkan kembali link
yang sebelum nya di R3 apakah ia akan kembali pada link sebelum nya.
Kemudian kita dapat
tracertroot kembali atau melihat di sh stand br
OK guys Maka link
tidak berganti tetap pada link yang kedua dan link yang ke dua akan menjadi
link utama sedangkan link yang tadi nya utama akan menjadi backup atau status
nya akan standby














Comments
Post a Comment